Seblak
merupakan makanan pedas dari Jawa Barat, yang memiliki rasa yang pedas.
Pengalaman pertama makan seblak saat saya duduk di bangku kelas 2 SMA, dimana
saat itu seblak sangat terkenal bahkan teman-teman perempuan saya banyak yang
menyukai makanan itu. Seblak bisa ditemukan dimana saja, penjualnyapun banyak
ada dimana-mana bahkan di sekolah saya saja ada beberapa penjual seblak. Ada
salah satu tempat seblak yang selalu ramai tiap harinya, membuat rasa penasaran
saya semakin bertambah terhadap makanan ini. Akhirnya, pulang sekolah saya
membeli seblak. Sampai nya ditempat seblak, saya antri sambil melihat-lihat
menu. Ternyata banyak sekali topping dari seblak ini, ada seblak sosis, seblak
baso, seblak tulang, seblak ceker dan lain-lain saya akhirnya memutuskan untuk
membeli seblak ceker dengan harga Rp.12.000. Akhirnya datang giliran saya untuk
memesan, lalu saya ditanya level kepedasan ada level 1-5 akhirnya saya memilih
level 4. Tidak menunggu waktu lama, pesanan saya datang dan saya langsung
melahpnya. Rasanya cukup enak, pedas nya juga terasa dan ceker yang menjadi
pilihan topping sayapun besar-besar. Sejak saat itu saya percaya, bahwa seblak
memang memiliki rasa yang enak, namun sepertinya lain penjual lain rasa juga
ya. Akhirnya setelah mencoba seblak pertama saya, saya mulai menyukai seblak
namun batas suka saya sewajarnya saja karena semua yang berlebihan itu tidak
baik. Pengalaman pertama saya memakan seblak cukup baik, karena saya tidak
salah memilih penjual. Oh ya, seblak juga enak di makan dalam keadaan panas,
apa lagi saat turun hujan. Pengalaman pertama saya memakan seblak tidak
mengecewakan. Bahkan dari pengalaman itu membuat saya ingin mencoba membuat
sendiri seblak dirumah, karena jika di lihat-lihat bahan yang digunakan mudah
di dapat dan cara membuatnya pun mudah. Untuk pecinta seblak, tetap harus bisa
mengontrol ya karena selain rasanya enak jika kita memakan seblak secara
berlebihan dapat berbahaya bagi tubuh kita. Sekian pengalaman pertama saya
makan seblak, terimakasih.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar